HomeInfo3 Cara Mengatasi Gigi Ompong
cara mengatasi gigi ompong

3 Cara Mengatasi Gigi Ompong

Gigi ompong tentu merupakan suatu kondisi yang ingin kita hindari. Gigi ompong bisa membuat seseorang jadi kurang percaya diri untuk menampilkan keindahan senyumannya. Namun bagi anda yang mengalaminya, anda tidak perlu berkecil hati, karena ada beberapa solusi untuk mengatasi gigi ompong.

Sebagai informasi, secara umum orang dewasa mempunyai 32 buah gigi. Gigi-gigi tersebut memiliki beberapa fungsi, termasuk mengunyah makanan dan membantu berbicara. Gigi merupakan bagian terkeras dari tubuh manusia.

Meski demikian, sekeras-kerasnya gigi tetap saja bisa mengalami permasalahan, seperti gigi berlubang atau karies, plak, dan lain sebagainya. Apabila tidak ditangani dengan baik, masalah-masalah tersebut pada akhirnya bisa membuat kondisi gigi semakin parah, dan membuatnya terpaksa harus dicabut. Gigi yang dicabut tentu akan menyisakan ruang kecil, dan mungkin bisa terlihat jelas saat berbicara atau tersenyum. Inilah yang dinamakan gigi ompong. Lantas bagaimana solusinya?

Mengatasi Gigi Ompong

Untungnya permasalahan seperti ini bisa diatasi dengan melakukan beberapa prosedur atau tindakan, diantaranya adalah :

1. Gigi Palsu

Cara pertama untuk menutupi gigi ompong adalah dengan menggunakan gigi palsu. Pilihan ini sangat populer karena harganya relatif terjangkau dan mudah dibersihkan. Selain itu, gigi palsu bisa dipasang-dilepas kapan saja.

Terdapat 2 jenis gigi palsu, yakni Gigi Tiruan Sebagian (GTS) dan Gigi Tiruan Lengkap (GTL). GTS bisa dipilih jika anda masih memiliki beberapa gigi alami, sedangkan GTL merupakan pilihan tepat jika anda sudah tidak mempunyai gigi satu buah pun.

Bahan yang digunakan gigi palsu biasanya terbuat dari logam atau plastik. Agar pas di mulut, bentuknya akan disesuaikan dengan permukaan gusi pasien. Gigi palsu sangat dibutuhkan, terutama jika gigi ompong mengganggu anda saat mengunyah makanan. Selain itu, manfaat lainnya dari gigi palsu adalah mencegah otot-otot wajah agar tidak mengendur.

Namun, gigi palsu juga memiliki beberapa kelemahan yaitu mudah lepas atau rusak sehingga perlu diganti lebih sering dibandingkan metode perawatan gigi lainnya.

2. Implan

Implan bisa menjadi pilihan selanjutnya untuk mengatasi gigi ompong jika anda tidak nyaman dengan menggunakan gigi palsu. Hal ini khususnya jika rongga mulut telah mengecil, dan tidak dapat lagi dipasang gigi palsu. Sama seperti gigi palsu, agar sesuai dengan bentuk mulut serta posisi gigi lainnya, implan harus dibuat khusus.

Pemasangan implan dilakukan dengan cara memasukkan sekrup titanium ke dalam tulang rahang yang bertujuan untuk menyokong crown, bridge, atau gigi palsu. Metode implan dipilih ketika hanya ingin mengganti satu atau beberapa gigi saja.

Sisi minus dari prosedur ini adalah belum tentu cocok pada setiap orang, dan biayanya pun cukup mahal. Selain itu, prosedur implan membutuhkan operasi dan si pasien harus dalam kondisi sehat.

Namun, kelebihannya adalah mampu bertahan lama hingga bertahun-tahun, bahkan hingga beberapa dekade. Manfaat positif lainnya dari implan gigi adalah mencegah rahang mengecil yang disebabkan oleh gigi ompong.

3. Bridge

Bridge menjadi pilihan selanjutnya apabila 2 metode di atas tidak cocok dengan anda. Terkait teknis metode ini, pada dasarnya gigi palsu disokong oleh 2 gigi yang ada disampingnya. Caranya, enamel gigi sebelah kiri dan kanan dari gusi yang ompong akan dikikis agar bisa dipasangi crown dengan mudah.

Lalu, dibuatlah gigi palsu yang kemudian diapit oleh 2 crown. Gigi palsu tersebut lalu ditempatkan pada gusi yang ompong dengan crown dimasukkan ke gigi kanan dan kiri yang telah dikikis enamelnya. Gigi palsu pada bridge bisa terbuat dari porselen, logam campuran, emas, ataupun kombinasi diantara ketiganya.

Bridge mampu bertahan sampai 15 tahun, bahkan lebih tanpa harus diganti dengan yang baru dengan catatan selalu dijaga kebersihan mulutnya dengan baik dan kontrol rutin ke dokter gigi.


Meskipun ketiganya bisa menjadi solusi untuk mengatasi gigi ompong, namun mencegah agar gigi tidak dicabut akibat kerusakan adalah hal yang sebaiknya anda prioritaskan. Caranya pun tidak rumit, cukup menyikat gigi sehari dua kali menggunakan pasta gigi ber-fluoride, membatasi makanan penyebab gigi berlubang, serta melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi.