HomeInfoGigi Palsu : Mengenal Jenis dan Cara Merawatnya
gigi palsu

Gigi Palsu : Mengenal Jenis dan Cara Merawatnya

Gigi palsu merupakan gigi tiruan yang bisa dilepas-pasang. Fungsinya bisa menjadi sebagai pengganti gigi yang tanggal dan tidak lengkap.

Tidak lengkapnya gigi bisa mengganggu proses mengunyah makanan dan berbicara. Selain itu juga mempengaruhi estetika wajah seseorang. Dengan penggunaan gigi palsu, maka masalah-masalah tersebut bisa diatasi.

Gigi palsu terbuat dari bahan plastik atau logam, dan diproduksi secara khusus agar sesuai dengan gigi sekaligus gusi asli. Untuk masalah tampilan, gigi palsu juga memberikan efek tampilan yang natural.

Beberapa Jenis Gigi Palsu

Setidaknya ada dua jenis gigi palsu, yakni lengkap dan parsial. Berikut penjelasannya untuk masing-masing jenis.

1. Gigi Palsu Lengkap

Jenis ini digunakan apabila semua gigi anda tanggal atau hilang. Jenis ini ada yang bisa dibuat dengan ‘segera’ sehingga bisa dipasang setelah anda cabut gigi. Karena proses pembuatannya tergolong cepat, gigi palsu jenis ini membutuhkan penyesuaian lebih lama di mulut. Hal ini biasanya karena gusi serta tulang di bawah gigi yang telah dicabut jadi mengecil. Oleh sebab itu, tidak jarang gigi palsu jenis ini dijadikan solusi sementara saja.

Di sisi lain, ada juga yang pemasangannya harus menunggu selama 2-3 bulan pasca gigi anda dicabut atau sampai jaringan gusi sembuh. Jenis ini disebut gigi palsu lengkap ‘konvensional’ serta dapat dipasang sebagai pengganti penggunaan gigi palsu lengkap ‘segera’.

2. Gigi Palsu Parsial

Jenis parsial ini juga biasa disebut jenis satuan. Anda bisa menggunakan jenis ini apabila anda hanya kehilangan 1-2 gigi atau lebih. Gigi palsu parsial umumnya terdiri dari gigi pengganti yang menempel pada dasar plastik merah muda seperti gusi.

Gigi ini lalu dihubungkan dengan kerangka logam di mana kerangka tersebut memiliki peran sebagai pengait dengan tujuan agar gigi palsu di mulut tidak lepas. Jenis ini juga bisa dipasang dan dilepas dengan mudah.


Sensasi Menggunakan Gigi Palsu

Ketika anda memakai untuk yang pertama kalinya, mungkin anda merasa tidak nyaman, seperti gigi terasa longgar. Akan tetapi, setelah beberapa minggu kemudian, otot-otot pada lidah dan pipi biasanya sudah bisa mulai beradaptasi dan membuat anda semakin terbiasa memakainya.

Selain itu, mungkin anda akan mengalami luka pada dinding rongga mulut yang disebabkan oleh gesekan bahan gigi palsu. Efek lainnya yang bisa terjadi adalah, produksi air ludah terasa banyak. Seiring berjalannya waktu, semua yang akan anda rasakan tersebut akan mereda dengan sendirinya.

Beberapa aktivitas yang mungkin membutuhkan penyesuaian di masa-masa awal anda menggunakan gigi palsu meliputi :

1. Makan

Anda mungkin juga merasa tidak nyaman saat makan dengan menggunakan gigi palsu. Di waktu dan kondisi tersebut, sebaiknya anda mengonsumsi makanan bertekstur lunak atau lembut dengan potongan kecil.

Setelah anda mulai terbiasa, anda dapat kembali ke pola makan normal seperti biasanya. Anda perlu hati-hati terhadap makanan bertekstur keras, panas, lengket, maupun tajam seperti tulang. Hindari juga memakai tusuk gigi.

2. Berbicara

Selain makan, mungkin anda juga sedikit mengalami kesulitan saat mengucapkan kata-kata tertentu. Sama seperti yang telah dijelaskan, seiring berlalunya waktu dan adaptasi yang terjadi, anda akan mulai terbiasa mengucapkan kata-kata atau berbicara dengan baik. Sedikit informasi tambahan, gigi palsu yang anda gunakan mungkin akan lepas atau bergeser ketika anda batuk, senyum, atau tertawa.

Dokter gigi mungkin akan mengharuskan anda untuk memakai gigi palsu selama 24 jam setiap harinya, termasuk saat anda tidur. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagian gigi palsu yang mungkin perlu disesuaikan atau diperbaiki agar benar-benar pas di rahang anda. Ketika anda sudah memperoleh gigi palsu yang pas, anda mungkin sudah tidak perlu lagi menggunakannya saat tidur.


Cara Merawat Gigi Palsu

Dalam hal perawatan, gigi palsu juga sama dengan gigi asli, harus dirawat dengan baik agar tidak memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mulut seperti infeksi mulut, kerusakan gigi, penyakit gusi, sariawan, dan mau mulut. Adapun tips merawatnya adalah sebagai berikut :

1. Rendam

Saat gigi palsu tidak dipasang di mulut, anda bisa merendamnya semalaman. Proses perendaman harus menggunakan cairan khusus atau air hangat. Hindari merendam dengan air panas karena dapat mengubah bentuknya. Waktu yang ideal untuk merendam gigi palsu adalah saat anda mau tidur di malam hari.

2. Mencuci

Setelah anda merendamnya semalaman, gigi palsu bisa dicuci sebelum anda memasangnya di mulut. Disarankan juga untuk mencucinya setelah makan untuk menghindari penumpukan makanan.

Cara membersihkannya cukup dengan menggosok gigi palsu dengan sikat khusus atau sikat gigi berbulu halus. Kemudian olesi gigi palsu menggunakan sabun dan air hangat. Jangan mencucinya menggunakan deterjen atau pasta gigi. Hal ini karena zat di dalamnya bersifat mengikis permukaan gigi palsu.

3. Hati-hati saat memegangnya

Gigi palsu mudah pecah, sehingga hati-hati saat memegangnya, jangan sampai terlepas dari pegangan anda. Untuk mengantisipasinya, anda dapat menggunakan handuk untuk melapisi meja atau mencucinya pada wadah berisi air.

Tips Lainnya

Tidak hanya gigi palsu, kebersihan mulut anda tetap harus dijaga. Caranya dengan menggosok sisa gigi asli (bila masih ada), lidah, gusi, serta langit-langit dengan sikat gigi berbulu halus. Lakukan hal tersebut setiap pagi sebelum anda memasang gigi palsu serta malam hari setelah melepasnya. Untuk mencegah kerusakan gigi, penyakit gusi, dan masalah gigi lainnya, gunakan pasta gigi ber-fluoride.

Berikan perhatian khusus ketika anda menyikat bagian gigi yang dihubungkan dengan kerangka logam gigi palsu. Hal ini cukup penting untuk mencegah meningkatnya risiko kerusakan gigi yang diakibatkan karena terjebaknya plak pada kerangka logam tersebut.

Tips lainnya yang bisa anda lakukan adalah merelaksasi dan memijat gusi secara rutin. Selain itu, berkumurlah setiap hari dengan air garam hangat untuk menjaga kebersihan gusi.


Penutup

Saat anda memutuskan untuk menggunakan gigi palsu, maka anda juga harus memberikan perhatian ekstra terhadapnya. Oleh sebab itu, penting bagi anda untuk selalu mengunjungi dokter gigi secara rutin sesuai sarannya. Gigi palsu lengkap biasanya memiliki lama usia pemakaian sekitar 5-7 tahun, sehingga harus diganti saat waktunya tiba.