HomeInfoGigi Kuning : Kenali Penyebab, Cara Mencegah dan Mengatasinya
cara mencegah gigi kuning

Gigi Kuning : Kenali Penyebab, Cara Mencegah dan Mengatasinya

Gigi kuning mungkin akan menjadi suatu masalah bagi sebagian orang, khususnya yang sangat perhatian dengan penampilan. Sayangnya kondisi ini memang sulit dihindarkan, apalagi didukung dengan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang tidak baik, yang membuat gigi menjadi kuning.

Gigi putih yang kita miliki sejak kecil akan memudar kekuningan secara alami seiring bertambahnya usia. Selain itu, gaya hidup sehari-hari juga ikut mempengaruhinya. Lapisan enamel gigi yang putih akan menipis seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat dentin yang berwarna kuning semakin kelihatan. Sementara itu, berbagai makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari juga turut mempercepat perubahan warna gigi.

Kandungan kromogen yang terdapat pada makanan atau minuman menjadi salah satu penyebab gigi kuning. Kromogen merupakan suatu pigmen berwarna yang menimbulkan noda pada lapisan enamel gigi. Selain kromogen, derajat keasaman suatu makanan juga memberikan efek dan pengaruh pada warna gigi. Hal ini karena tingginya tingkat asam/keasaman bisa mengikis lapisan enamel.

Penyebab Gigi Kuning

Ada beberapa pemicu atau penyebab perubahan warna gigi, termasuk dalam hal ini adalah gigi kuning. Apa saja itu? Berikut ulasannya..

1. Minuman Anggur atau Wine
Minuman ini mengandung tanin dan kromogen yang memberikan efek buruk terhadap gigi, khususnya sebagai pencetus noda gigi.

2. Minuman Berkarbonasi
Minuman kola berkarbonasi diketahui tinggi kromogen dan bersifat asam sehingga memberikan risiko terhadap perubahan warna gigi (menguningkan). Bahkan, tingkat keasaman minuman berkarbonasi dipercaya sama tingginya dengan tingkat keasaman pada batu baterai.

3. Teh Hitam
Teh hitam diketahui mengandung kromogen lebih banyak dibandingkan kopi sehingga dapat menyebabkan noda pada gigi. Apabila anda sering mengonsumsinya, namun khawatir terhadap efeknya pada gigi, anda bisa beralih ke teh hijau ataupun jenis teh lainnya yang berwarna lebih jernih.

4. Permen
Berbagai jenis permen dengan perwarna buatan diketahui menjadi salah satu penyumbang noda gigi, terlebih jika sering dikonsumsi secara rutin. Untuk mengetahui suatu permen dapat meninggalkan noda bisa diketahui dari warna yang tertinggal pada lidah pengonsumsinya.

5. Buah Berwarna Terang
Buah-buahan berwarna terang bisa menimbulkan noda di gigi. Hal ini juga termasuk pada makanan olahan dari buah-buahan tersebut semisal kue, jus, ataupun makanan lainnya. Buah-buahan dalam kategori ini meliputi anggur, ceri, delima, cranberry, blackberry, dan bluberi.

6. Merokok
Selain berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh, merokok juga menjadi faktor penyebab noda gigi yang membuatnya jadi terlihat kuning. Selain itu, mengunyah tembakau juga memiliki risiko yang sama, menyebabkan gigi kuning.

7. Tidak Menyikat Gigi Secara Rutin
Tidak merawat gigi seperti menyikat gigi atau melakukan flossing secara rutin membuat gigi rentan bernoda. Dua kebiasaan tersebut seharusnya anda lakukan secara rutin agar noda dari makanan maupun minuman penyebab noda tidak berlama-lama menempel pada gigi.


Cara Mencegah Gigi Kuning

Perubahan warna gigi yang disebabkan oleh kebiasaan kita sendiri bisa dicegah dengan beberapa cara yang cukup mudah dilakukan. Berikut adalah cara mencegah gigi kuning, diantaranya :

1. Menggunakan Sedotan
Menggunakan sedotan ketika minum jus, es teh, atau minuman berkarbonasi bisa mengurangi noda di gigi. Dengan cara ini, minuman akan langsung tertelan sehingga kontak dengan gigi menjadi minim.

2. Tidak Berlama-lama Menyimpan Makanan Dalam Mulut
Hal ini berarti anda dianjurkan untuk mengunyah makanan sedikit lebih cepat. Namun, bukan berarti anda asal mengunyah. Poin yang paling penting adalah mengunyah seluruh makanan dengan baik dan tidak membiarkannya berlama-lama di mulut.

3. Berkumur
Salah satu cara mencegah gigi kuning yang sederhana adalah dengan berkumur. Disarankan untuk berkumur setelah makan daripada langsung menggosok gigi. Selain berkumur, anda juga bisa mengunyah permen karet tanpa gula agar noda tidak berlama-lama di gigi.

4. Mengurangi Konsumsi Makanan atau Minuman Pemicu Noda
Memang tidak mudah menghilangkan kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman pemicu noda di gigi yang telah disebutkan sebelumnya. Namun langkah ini cukup efektif untuk membuat gigi lebih sehat, bersih, dan tidak cepat berubah warna.

Oleh sebab itu, cobalah untuk membatasi atau mengurangi konsumsi makanan atau minuman pemicu noda seperti permen dengan pewarna buatan, buah berwarna terang, teh hitam, minuman berkarbonasi, dan sejenisnya.

Kurangi juga kebiasaan merokok anda, kalau perlu berhenti sekalian. Berhenti merokok tidak hanya baik untuk kesehatan mulut dan gigi saja, namun juga untuk kesehatan jantung dan paru-paru anda.

5. Rajin Menjaga Kebersihan Gigi
Pastikan untuk selalu menjaga dan merawat kebersihan gigi anda dengan cara menyikat gigi dan flossing secara rutin, terutama sehabis makan. Selain itu, kunjungi dokter gigi anda setiap 6 bulan sekali.


Perawatan

Jika kondisi gigi kuning anda cukup parah dan tidak enak dilihat, ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan, diantaranya :

  • Konsultasikan dengan dokter gigi terkait teknik menyikat gigi dan flossing yang tepat.
  • Hindari atau batasi makanan dan minuman penyebab noda di gigi.
  • Lakukan prosedur memutihkan gigi. Anda bisa melakukannya secara mandiri atau meminta bantuan dokter gigi.
  • Melakukan pelapisan atau pewarnaan.

Demikian ulasan mengenai penyebab dan cara mencegah gigi kuning beserta tips untuk mengatasinya. Apabila perubahan warna gigi yang anda alami (termasuk gigi kuning) tidak sesuai dengan penjelasan dalam artikel ini, maka kunjungi dokter gigi segera.

Baca juga : 5 Penyebab Gigi Hitam