HomeInfo[INFO] Anatomi Gigi – Mengenal Bagian-Bagian Gigi Manusia
anatomi gigi

[INFO] Anatomi Gigi – Mengenal Bagian-Bagian Gigi Manusia

Meski terlihat sepele, anatomi gigi cukup penting untuk dipelajari. Gigi manusia tidak hanya sebatas gigi utama maupun gigi permanen. Masih ada banyak informasi lainnya terkait gigi manusia yang menarik untuk kita pelajari atau setidaknya kita ketahui.

Mengenal Anatomi Gigi

Pada tubuh manusia, gigi merupakan bagian paling keras. Fungsi utamanya cukup beragam, mulai dari mengunyah hingga sebagai pendukung kemampuan berbicara seseorang. Jika anda tertarik mengenai beberapa informasi lanjutan terkait gigi, maka simak pembahasannya berikut ini.

Bagian-bagian gigi

Gigi mempunyai bagian-bagiannya sendiri. Ada beberapa istilah yang perlu anda ketahui agar anda memahami anatomi gigi sedikit lebih mendetail.

1. Mahkota

Salah satu bagian umum pada gigi adalah mahkota. Mahkota gigi merupakan lapisan putih yang terlihat dari luar. Mahkota gigi dalam dunia medis merupakan bagian pada leher gigi atau area atas Cementoenamel Junction. Mahkota tersebut dilapisi oleh enamel. Bagian gigi ini mempunyai bagian-bagian lagi yang bernama dentin, dengan ruang pulpa di dalamnya. Mahkota tersembunyi di dalam tulang jika gigi belum tumbuh. Saat gigi mulai atau sudah tumbuh, baru kemudian mahkota gigi muncul dan terlihat di rongga mulut.

2. Dentin

Lokasi lapisan dentin terletak diantara pulpa dan lapisan enamel. Sebagian besar Dentin terdiri dari mineral hidroksi apatit. Air dan bahan-bahan organik juga ikut membentuk dentin.

3. Enamel

Enamel merupakan bagian terluar gigi dan berwarna putih. Komponen terbesar dalam pembentukan bagian ini adalah kalsium fosfat, sebuah zat mineral keras. Dikarenakan komponen pembentukan tersebut, enamel menjadi bagian paling keras dari gigi.

4. Pulpa

Terdapat pembuluh darah dan saraf gigi di dalam pulpa. Di dalamnya terdapat sel odontoblas. Sel ini mempunyai fungsi untuk membentuk dentin. Dentin memiliki fungsi sensorik sehingga suhu dan tekanan ekstrim pada pulpa dan dentin akan dirasakan sebagai nyeri.

5. Ligamen Periodontal

Gigi membutuhkan jaringan agar bisa melekat secara erat pada rahang. Jaringan yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut adalah ligament periodontal.

6. Sementum

Akar gigi bisa mengikat tulang rahang dan gusi dengan kokoh karena dihubungkan oleh lapisan jaringan ikat yang disebut sementum.

7. Akar

Akar gigi merupakan seluruh bagian yang tak tampak dalam mulut, atau tertanam pada gusi. Menurut ilmu anatomi, akar gigi terletak di bawah cementoenamel junction. Selain itu akar gigi tertutup sementum.

Jenis-Jenis Gigi

Manusia akan mengalami dua kali pertumbuhan gigi selama hidupnya. Pertama adalah gigi primer, biasa juga disebut dengan gigi susu. Setelah itu, gigi primer kemudian akan digantikan dengan gigi permanen. Pada manusia, terdapat 20 gigi primer manusia, 10 buah pada rahan atas dan 10 buah pada rahang bawah (mandibula).

Setelah gigi primer lepas/copot, maka muncullah gigi permanen. Terdapat 32 buah gigi permanen yang terdiri atas 16 gigi pada rahang atas dan 16 buah gigi pada rahang bawah. Beberapa jenis gigi permanen meliputi premolar, gigi seri, gigi taring, dan geraham. Susunannya adalah sebagai berikut :

Rahang Atas terdiri dari molar, premolar, taring, dan gigi seri.

  • Gigi molar pertama, molar kedua, dan molar ketiga.
  • Gigi premolar pertama dan premolar kedua.
  • Gigi taring.
  • Gigi seri lateral (samping) dan seri sentral.

Rahang Bawah atau Mandibula terdiri dari gigi molar, premolar, taring, dan gigi insisivus.

  • Gigi molar pertama, molar kedua, dan molar ketiga.
  • Gigi premolar pertama dan premolar kedua.
  • Gigi taring.
  • Gigi insisivus lateral dan insisivus sentral.

Itulah beberapa informasi mengenai anatomi gigi. Meski tidak terlalu menjadi perhatian, namun informasi ini bisa berguna untuk mengidentifikasi fitur gigi yang berbeda pada setiap orang. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Pengertian Gigi Bungsu