HomeTipsCara Memutihkan Gigi & Hal-Hal Yang Perlu Diketahui
cara memutihkan gigi

Cara Memutihkan Gigi & Hal-Hal Yang Perlu Diketahui

Ada beberapa cara memutihkan gigi yang bisa dilakukan. Namun sebelum anda melakukannya, pastikan terlebih dahulu bahwa gigi dan gusi anda sehat. Pemutihan gigi sangat dianjurkan hanya pada orang yang kondisi gigi dan gusinya sehat.

Beberapa Cara Memutihkan Gigi

Teknis pemutihan gigi adalah dengan mempercerah warna gigi asli. Prosedurnya bisa dilakukan oleh para profesional, khususnya dokter gigi. Anda mungkin bisa juga pergi ke salon kecantikan (khusus gigi) maupun melakukannya sendiri dengan menggunakan produk yang telah banyak dijual di pasaran.  Akan tetapi, selain sifatnya tidak permanen, ada beberapa risiko yang mungkin anda alami jika pemutihan gigi dilakukan oleh pihak yang bukan ahlinya/profesional.

Prosedur Perawatan Oleh Dokter Gigi

Secara teknis, ada dua cara memutihkan gigi yang akan dilakukan oleh dokter, yaitu :

1. Menggunakan Cetakan
Dokter akan membuatkan cetakan gigi anda. Cetakan tersebut nantinya akan anda gunakan di rumah berdampingan dengan penggunaan gel pemutih. Perawatan ini membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan, dan anda harus memeriksakan gigi anda secara rutin ke dokter selama kurun waktu tersebut. Beberapa jenis gel tertentu bisa digunakan hingga 8 jam, sehingga waktu perawatan yang dibutuhkan bisa menjadi lebih singkat.

2. Laser Pemutih
Prosedur ini menggunakan laser yang disorot ke gigi, yang sebelumnya telah diolesi produk pemutih terlebih dahulu. Sorotan dilakukan sekitar 1 jam, dan berfungsi untuk mengaktifkan pemutih tersebut. Adapun biaya perawatan menggunakan prosedur ini lebih mahal ketimbang menggunakan cetakan.

Cara Memutihkan Gigi Lainnya

Selain prosedur yang biasa digunakan dokter gigi, prosedur pemutihan juga bisa dilakukan di salon kecantikan. Meski demikian, anda tetap harus cermat dan waspada dalam memilih salon kecantikan untuk memutihkan gigi anda.

Anda juga bisa menggunakan beberapa produk pemutih gigi yang banyak dijual di pasaran. Selain harganya cukup terjangkau, penggunaannya juga praktis.

1. Pasta Gigi Pemutih
Pasta gigi pada umumnya berfungsi menghilangkan noda di gigi. Namun ada beberapa produk pasta gigi khusus pemutih yang memiliki kandungan hidrogen peroksida atau karbamida peroksida yang diklaim mampu mencerahkan warna gigi. Meski cara memutihkan gigi menggunakan pasta gigi pemutih terbilang mudah dilakukan, kualitas dan ke-efektifannya tidak dapat dibandingkan dengan prosedur perawatan yang dilakukan oleh dokter gigi.

2. Gel dan Setrip Pemutih
Cara memutihkan gigi lainnya adalah menggunakan setrip pemutih. Penggunaan setrip biasanya membutuhkan waktu 2 minggu, 2 kali sehari, dan 30 menit setiap kali penggunaannya. Setrip memilik bentuk berupa lembaran tipis yang dibalut gel pemutih dengan bahan dasar peroksida. Sedangkan penggunaan gel pemutih mirip seperti pasta gigi. Anda cukup mengoleskannya pada sikat gigi anda, lalu gosokkan ke seluruh permukaan gigi. Penggunaannya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu.

3. Cairan Pemutih
Cairan ini mirip seperti obat kumur pada umumnya, memiliki tambahan bahan pencerah gigi yaitu hidrogen peroksida. Penggunaannya dengan cara dikumur selama sekitar 1 menit, 2 kali sehari. Namun para ahli, dalam hal ini dokter gigi, mengatakan bahwa bahan ini tidak efektif dalam memutihkan gigi, karena sentuhan terhadap gigi hanyalah sebentar saja.


Seberapa Amankah Memutihkan Gigi?

Secara medis, prosedur memutihkan gigi hanya dilakukan apabila gigi mengalami masalah, seperti matinya saraf. Selebihnya dilakukan dengan alasan estetika ataupun untuk kecantikan. Memutihkan gigi terbilang aman jika dilakukan oleh ahli profesional, dalam hal ini adalah dokter gigi.

Pemutihan gigi yang dilakukan di salon kecantikan tanpa adanya arahan dokter cukup berisiko, bahkan bisa membahayakan kesehatan gigi. Sebagai contoh jika menggunakan cetakan gigi yang tidak dibuat oleh ahlinya, maka ada risiko cetakan tidak terpasang dengan tepat sehingga mengakibatkan gusi melepuh (gel pemutih bocor).

Risiko lainnya juga menanti pada penggunaan produk pemutih gigi yang dijual bebas. Selain tidak efektif memutihkan gigi, produk-produk tersebut bisa memperburuk kondisi gigi sensitif.


Hal-hal yang perlu diketahui

1. Periksa Kesehatan Gigi
Pemutih gigi bisa menyebabkan risiko tertentu jika digunakan pada gigi dengan kondisi tidak sehat. Oleh sebab itu, periksakan kondisi kesehatan gigi anda terlebih dahulu sebelum memutuskan menjalani prosedur memutihkan gigi. Sebelum menjalani perawatan, pastikan untuk menuntaskan masalah-masalah seperti gigi berlubang ataupun gusi bengkak jika anda mengalaminya. Selain itu, konsultasikan pada dokter mengenai jenis pemutih gigi yang sebaiknya digunakan.

2. Baca Kandungan Produk
Apabila anda menggunakan produk pemutih gigi yang dijual bebas, bacalah secara seksama mengenai bahan-bahan yang terkandung di dalamnya dan juga cara penggunannya. Hindari produk dengan kandungan bahan berprosentase tinggi yang melebihi batas anjuran. Sebagai contoh, prosentase kandungan peroksida karbamida suatu produk yang melebihi 10% sebaiknya tidak digunakan karena memiliki risiko yang tidak baik terhadap gigi.

3. Tidak Digunakan Untuk Wanita Hamil & Menyusui
Kandungan bahan pemutih gigi bisa masuk ke tubuh, dan ini dapat membahayakan janin serta asupan untuk bayi. Oleh sebab itu, jika anda sedang hamil atau menyusui, sebaiknya tidak menggunakannya.

4. Gigi Sensitif
Pemutih gigi tetap memiliki risiko sekalipun kondisi gigi dan gusi sehat Beberapa diantaranya adalah peradangan dan gigi sensitif. Risiko tersebut akan lebih besar jika anda memiliki gigi sensitif.


Demikian ulasan mengenai cara memutihkan gigi beserta informasi tambahan lainnya. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter gigi ataupun keluarga dekat/orang yang telah menjalani perawatan pemutihan gigi. Hal ini untuk memastikan agar anda memperoleh informasi yang tepat sebelum menjalani perawatan tersebut.

Baca juga : Biaya Bleaching Gigi